CEO Juventus Murka! Kecam Wasit Setelah Kartu Merah Kelly
Kekalahan Juventus dari Galatasaray di ajang Liga Champions meninggalkan luka mendalam. CEO Juventus, Damien Comolli, akhirnya buka suara mengenai insiden kontroversial yang menimpa timnya. Ia mengaku bahwa kekalahan tersebut akan terus membekas dan mempengaruhi perjalanan klub dalam jangka panjang.

Inti kemarahan Comolli tertuju pada keputusan wasit yang mengeluarkan kartu merah untuk Lloyd Kelly. Menurutnya, keputusan itu menjadi titik balik yang menghancurkan peluang Juventus untuk bangkit dan melanjutkan perjuangan di Eropa. Situasi ini semakin menyakitkan karena klub merasa sudah berada di jalur yang tepat sebelum insiden tersebut terjadi.
Comolli menegaskan bahwa luka emosional akibat laga ini tidak mudah disembuhkan. Ia bahkan menyebut bahwa proses pemulihan mental bagi para pemain dan staf Juventus akan memakan waktu lama. Ekspektasi tinggi dari fans global membuat tekanan ini semakin berat untuk diterima.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Wasit Minim Pengalaman Jadi Sorotan
CEO Juventus tidak menahan frustrasinya terhadap wasit yang memimpin pertandingan tersebut. Comolli mempertanyakan bagaimana seorang pengadil lapangan dengan pengalaman terbatas bisa menangani laga sebesar Liga Champions. Ia menilai kualitas wasit yang ditugaskan tidak sepadan dengan tekanan pertandingan hidup-mati tersebut.
Menurut laporan, wasit yang memimpin hanya pernah memimpin sekitar sepuluh laga Liga Champions sepanjang kariernya. Comolli menilai keputusan mengeluarkan kartu merah untuk Kelly sangat tidak masuk akal dan menjadi faktor utama kegagalan timnya. Kesalahan ini dinilai sebagai blunder besar yang merugikan klub sebesar Juventus.
Kekecewaan ini semakin mendalam karena tim sudah menunjukkan performa yang menjanjikan sebelum insiden kartu merah terjadi. Comolli menyebut bahwa kejadian ini adalah “kartu merah frustrasi lainnya” yang seharusnya tidak terjadi dan langsung mengakhiri ambisi Juventus di kompetisi Eropa.
Baca Juga: Victor Wembanyama Siap Gemparkan Kontes Slam Dunk 2026
Luka Juventus yang Sulit Disembuhkan

Kekalahan ini meninggalkan trauma psikologis bagi seluruh elemen klub. Comolli menegaskan bahwa rasa sakit akibat keputusan wasit akan terus membekas selama bertahun-tahun. Ia juga menyindir kondisi rivalitas di liga domestik, namun menekankan bahwa fokus utamanya tetap pada luka yang diderita akibat keputusan non-teknis tersebut.
Menurut Comolli, memproses kegagalan ini tidak mudah karena besarnya ekspektasi fans dan tekanan untuk selalu tampil maksimal. Ia bahkan menyatakan bahwa pertandingan itu akan terus terasa menyakitkan dan tidak mungkin dilupakan dalam waktu dekat.
Situasi ini menambah tekanan bagi skuad Juventus untuk bangkit kembali, baik secara mental maupun performa. Luka emosional akibat keputusan kontroversial ini menjadi tantangan tambahan yang harus dihadapi klub di kompetisi domestik maupun internasional.
Tekanan pada Juventus dan Masa Depan Kompetitif
Selain dampak emosional, insiden kartu merah juga menimbulkan tekanan strategis bagi manajemen dan pelatih Juventus. Mereka harus memikirkan langkah selanjutnya untuk memastikan tim bisa bersaing di level tertinggi tanpa terganggu trauma dari kejadian ini.
Comolli menegaskan bahwa evaluasi terhadap kualitas wasit harus menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Klub ingin memastikan fairness dalam setiap pertandingan, terutama di ajang sekelas Liga Champions.
Di sisi lain, para pemain kini dituntut untuk menunjukkan resilien dan fokus pada pertandingan berikutnya. Juventus harus membuktikan bahwa mereka mampu bangkit dari kegagalan besar, menjaga reputasi, dan tetap kompetitif di kompetisi domestik maupun Eropa.
Keputusan kontroversial ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tekanan dan faktor non-teknis dapat memengaruhi jalannya pertandingan. Juventus kini berada di titik di mana mental, strategi, dan evaluasi manajemen harus berjalan seimbang untuk menghadapi musim yang masih panjang. Simak dan ikuti terus informasi seputar Liga Italia terbaru secara lengkap hanya di ligaitalia.id.
