AS Roma Kalah Tipis dengan Atalanta, Empat Besar Kembali Menjauh!
AS Roma harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Atalanta dalam lanjutan Liga Italia musim 2025/26. Bermain di New Balance Arena pada Minggu dini hari WIB, tim berjuluk Giallorossi kalah tipis 0-1 dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh tensi sejak menit awal.

Hasil negatif ini berdampak besar pada posisi Roma di klasemen sementara Serie A. Mereka terpaksa turun dari empat besar dan kini berada di peringkat kelima dengan koleksi 33 poin. Roma digeser Juventus yang memiliki poin sama, tetapi unggul dalam produktivitas gol.
Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Roma sebenarnya tampil cukup kompetitif. Namun, kurangnya efektivitas di lini depan serta solidnya pertahanan Atalanta membuat upaya tim tamu berakhir tanpa poin.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Babak Pertama yang Menentukan Jalannya Laga
AS Roma sejatinya sempat memberikan ancaman lebih dulu pada menit ketujuh. Kesalahan backpass Ederson berhasil dimanfaatkan Paulo Dybala yang kemudian mengirim bola ke Evan Ferguson. Sayangnya, peluang emas tersebut masih mampu digagalkan kiper Atalanta, Marco Carnesecchi.
Atalanta justru tampil lebih efektif dan membuka keunggulan pada menit ke-12. Berawal dari situasi sepak pojok, Giorgio Scalvini sukses memanfaatkan kemelut di kotak penalti dan menaklukkan Mile Svilar. Gol ini sempat ditinjau VAR, tetapi tetap disahkan wasit.
Tuan rumah sempat menggandakan keunggulan lewat sundulan Gianluca Scamacca pada menit ke-28. Namun, setelah pengecekan VAR, gol tersebut dianulir karena Scamacca lebih dulu berada dalam posisi offside.
Baca Juga: AC Milan Puncaki Serie A Berkat Leao Modric dan Penampilan Perdana Fullkrug
Roma Menekan, Atalanta Bertahan Solid

Memasuki babak kedua, Roma meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Peluang terbaik hadir pada menit ke-50 ketika Ferguson melepaskan tembakan keras yang memaksa Carnesecchi melakukan penyelamatan gemilang dengan satu tangan.
Meski menguasai penguasaan bola, Roma kesulitan menciptakan peluang bersih di sisa pertandingan. Rapinya barisan belakang Atalanta membuat Dybala dan rekan-rekannya sering terjebak dan gagal menembus kotak penalti lawan.
Sebaliknya, Atalanta lebih memilih bermain aman dan mengandalkan serangan balik cepat. Strategi ini cukup efektif untuk meredam agresivitas Roma hingga peluit panjang dibunyikan.
Dampak Klasemen dan Evaluasi Kedua Tim
Tambahan tiga poin membuat Atalanta naik ke posisi kedelapan klasemen sementara dengan 25 poin dari 18 pertandingan. Hasil ini menjadi modal penting bagi La Dea untuk terus mendekati papan atas Serie A.
Bagi Roma, kekalahan ini menjadi sinyal peringatan bahwa persaingan menuju zona Liga Champions semakin ketat. Konsistensi menjadi faktor krusial yang harus segera dibenahi oleh tim asuhan mereka.
Ke depan, Roma dituntut untuk lebih tajam di lini serang dan menjaga fokus sepanjang laga. Sementara Atalanta menunjukkan bahwa disiplin dan efektivitas masih menjadi senjata utama mereka dalam persaingan Liga Italia musim ini. Simak terus pembahasan sepak bola liga italia terupdate lainnya hanya di ligaitalia.id.
