Nico Paz Cetak Brace dan Bangkit Usai Gagal Penalti
Nico Paz menjadi sorotan utama saat Como mengalahkan Lazio 3-0 di Stadion Olimpico, Selasa (20/1/2026) dini hari WIB. Penampilan impresif gelandang muda Argentina ini menjadi kunci kemenangan tim tamu.

Meskipun sempat gagal mengeksekusi penalti, mental dan ketenangannya membuat Como tetap mendominasi jalannya laga. Paz berhasil mencetak brace yang membuka jarak besar bagi Como, menegaskan kemampuannya dalam memanfaatkan peluang di kotak penalti. Gol-golnya menimbulkan tekanan signifikan bagi Lazio yang kesulitan membongkar pertahanan lawan.
Keberhasilan Nico Paz menebus kegagalan penalti menunjukkan kualitas mentalnya sebagai pemain muda. Kontribusi totalnya, baik menyerang maupun bertahan, membuatnya menjadi pemain paling menonjol di lapangan dan mimpi buruk bagi lini belakang Lazio.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Como Dominan Sejak Menit Awal
Como langsung menekan sejak kick-off dan membuka skor cepat pada menit kedua lewat tembakan jarak jauh Martin Baturina yang sempat mengenai pemain lawan. Gol ini memberi motivasi besar bagi tim tamu dan menekan Lazio untuk segera mencari respon.
Lazio mencoba mengimbangi melalui Mattia Zaccagni dan Matteo Cancellieri, namun kiper Como, Jean Butez, tampil gemilang dan menjaga gawang tetap aman. Dominasi Como terlihat jelas dari penguasaan bola dan intensitas serangan yang lebih tinggi.
Tekanan Como memaksa Lazio lebih banyak bertahan di wilayah sendiri. Tim tamu terus menekan dengan permainan cepat dan kombinasi serangan dari lini tengah, membuat Lazio kesulitan keluar dari tekanan dan menciptakan peluang berarti.
Baca Juga: Sassuolo Dihadapkan Ujian Berat di Kandang Napoli
Nico Paz Tampil Gemilang di Lini Tengah

Nico Paz menggandakan keunggulan Como pada menit ke-24 dengan sontekan memanfaatkan bola rebound. Momen penalti pada menit ke-35 sempat menjadi drama karena tendangannya berhasil ditepis Provedel.
Namun pada babak kedua, Paz menebus kegagalan itu dengan mencetak gol ketiga Como dari umpan matang Baturina, menutup laga dengan skor 0-3. Kontribusinya tak hanya di depan gawang, tetapi juga di lini tengah sebagai pengendali tempo permainan.
Statistik menunjukkan ia bermain selama 81 menit, mencetak dua gol dari empat tembakan, dengan akurasi umpan 84 persen dan 43 umpan sukses dari 51 percobaan. Enam aksi bertahan membuatnya menjadi pemain komplet yang menggabungkan kemampuan menyerang dan bertahan.
Dampak Besar Bagi Klasemen dan Moral Tim
Kemenangan ini membawa Como ke peringkat keenam dengan 37 poin dari 21 laga, hanya terpaut dua angka dari Juventus di posisi kelima. Hasil ini menunjukkan tren positif tim tamu sebagai kuda hitam Serie A. Lazio harus puas tertahan di posisi kesembilan dengan 28 poin. Kekalahan ketujuh mereka musim ini memperpanjang tren negatif dan menimbulkan tekanan tambahan bagi manajer tim.
Selain poin, kemenangan di Olimpico memberi modal besar bagi Como untuk terus bersaing di papan atas. Ini menjadi kemenangan tandang ketiga beruntun dengan skor identik 3-0, menunjukkan konsistensi performa yang solid dari seluruh skuad, khususnya Nico Paz. Selalu ikuti informasi terupdate dan terpercaya yang telah kami rangkum seputar sepak bola menarik lainnya hanya di ligaitalia.id.
