Paulo Dybala Tidak Perlu Operasi dan Siap Kembali Bermain
Paulo Dybala, bintang AS Roma, telah absen sejak awal bulan karena masalah lutut, tetapi laporan terbaru dari Italia menyebut ia tidak memerlukan operasi. Pemulihan pemain Argentina ini berjalan sesuai rencana medis yang telah ditetapkan klub.

Awalnya, muncul spekulasi bahwa Dybala harus menjalani operasi untuk mengatasi cedera lututnya. Namun, hasil pemindaian MRI menunjukkan tidak ada kerusakan yang memerlukan tindakan ekstrem. Staf medis AS Roma memutuskan untuk menggunakan metode pemulihan konservatif yang memungkinkan Dybala kembali bermain lebih cepat.
Kondisi ini menjadi kabar lega bagi pelatih Gian Piero Gasperini dan tim. Kehadiran Dybala diprediksi akan meningkatkan kekuatan lini serang Roma, terutama menjelang pertandingan penting dalam perebutan posisi empat besar Serie A.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Persaingan Ketat untuk Posisi Empat Besar
AS Roma saat ini hanya unggul satu poin dari Juventus di posisi ke-5. Pertandingan melawan Bianconeri di Stadio Olimpico pada 1 Maret menjadi laga krusial untuk mengamankan posisi empat besar. Tim membutuhkan semua pemain kunci dalam kondisi fit, termasuk Dybala dan Matias Soule.
Kehilangan Dybala sempat menjadi kekhawatiran karena perannya sangat penting dalam lini depan. Namun, strategi Gasperini tetap berjalan dengan baik berkat rotasi pemain dan adaptasi taktik yang fleksibel. Setiap kemenangan menjadi sangat penting untuk memastikan tempat di zona Liga Champions musim depan.
Situasi ini menekankan pentingnya kedalaman skuad. Pemain cadangan harus siap tampil maksimal ketika bintang utama absen, sementara pemain seperti Dybala dan Soule diharapkan kembali dalam kondisi optimal untuk menambah kekuatan tim di sisa musim.
Baca Juga: Allegri Bicara Realistis Jelang Duel Krusial Milan Kontra Como
Donyell Malen Menjadi Andalan Baru

Kehadiran Donyell Malen yang direkrut Januari 2026 memberi energi baru bagi lini serang AS Roma. Malen langsung tampil impresif dengan mencetak dua gol saat menghadapi Napoli, menunjukkan kemampuan adaptasinya yang cepat.
Gasperini memuji karakteristik Malen yang sesuai dengan gaya permainan tim. Ia mampu melepaskan tembakan cepat, berlari untuk membuka ruang, dan bekerja sama dengan rekan setim. Penampilan ini membuat Roma tetap kompetitif meski beberapa pemain kunci absen sementara.
Selain itu, kehadiran Malen membantu tim menjaga konsistensi di depan gawang. Kombinasi Malen dengan kembalinya Dybala, Soule, dan El Shaarawy diharapkan membuat Roma lebih berbahaya bagi lawan-lawannya di Serie A.
Harapan dan Target Roma
Kembalinya Dybala menjadi kunci dalam ambisi AS Roma menembus empat besar. Dengan kondisi lutut yang membaik, ia diharapkan segera kembali memperkuat lini depan dan memberikan kreativitas serta gol yang sangat dibutuhkan tim.
Gasperini menekankan pentingnya seluruh pemain bekerja sama dan memanfaatkan setiap peluang untuk meraih kemenangan. Pemulihan Dybala memberi optimisme bahwa tim bisa lebih kompetitif, terutama menghadapi laga-laga berat melawan Juventus dan tim papan atas lainnya.
Selain itu, kombinasi pemain baru dan pemain lama yang kembali fit memungkinkan Roma mempertahankan tekanan di klasemen dan tetap menjadi pesaing serius di perebutan posisi empat besar. Tim kini fokus pada pemulihan penuh bintang-bintang kuncinya untuk menyelesaikan musim dengan hasil maksimal. Simak dan ikuti terus informasi seputar berita Liga Italia terbaru secara lengkap hanya di ligaitalia.id.
