Allegri Bicara Realistis Jelang Duel Krusial Milan Kontra Como
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memilih bersikap realistis jelang laga tunda Serie A melawan Como 1907. Meski fokus utamanya tetap pada persiapan tim, ia secara terbuka menyebut rival sekota, Inter Milan, sebagai favorit kuat peraih Scudetto musim ini.
Menurut Allegri, Inter memiliki konsistensi permainan dan kedalaman skuad yang membuat mereka layak dijagokan. Ia juga menilai persaingan gelar tidak hanya melibatkan dua tim saja, karena beberapa klub lain masih memiliki peluang hingga pekan-pekan terakhir kompetisi.
Namun, Allegri menegaskan Milan tidak boleh terdistraksi oleh komentar soal perebutan gelar. Fokus utama tim saat ini adalah mengamankan poin demi poin, terutama di laga penting seperti menghadapi Como. Dengan 13 pertandingan tersisa, ia yakin apa pun masih bisa terjadi di papan atas klasemen.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Persaingan Scudetto Masih Terbuka Lebar
Walau menyebut Inter sebagai unggulan, Allegri memastikan peluang Milan belum tertutup. Ia menekankan bahwa musim masih panjang dan dinamika kompetisi Serie A sangat sulit diprediksi. Setiap tim masih bisa kehilangan poin di momen krusial.
Selain Inter, beberapa klub seperti Napoli dan Juventus juga dinilai punya kapasitas bersaing hingga akhir musim. Bahkan tim-tim yang tidak terlalu diunggulkan bisa menjadi pengganggu dalam perebutan posisi empat besar maupun gelar juara.
Bagi Milan, menjaga konsistensi menjadi kunci utama. Allegri meminta para pemainnya tetap tenang dan tidak membuang energi pada hal-hal di luar lapangan, termasuk polemik wasit atau tekanan media. Ia ingin skuad Rossoneri sepenuhnya fokus pada performa.
Baca Juga: Christopher Nkunku Tetap Setia dan Siap Bersinar di AC Milan
Kondisi Skuad Jadi Tantangan Tersendiri
Menghadapi Como, Milan belum berada dalam kondisi terbaik. Christian Pulisic masih diragukan tampil karena belum sepenuhnya pulih. Sementara itu, beberapa pemain lain juga harus absen akibat cedera maupun akumulasi kartu.
Situasi ini memaksa Allegri memutar otak dalam menentukan susunan pemain. Ia memastikan beberapa nama siap menggantikan peran yang kosong, namun keputusan akhir baru akan diambil mendekati waktu pertandingan.
Meski ada kendala, Milan tetap memiliki pemain berpengalaman yang bisa menjadi pembeda. Kedalaman skuad akan sangat menentukan dalam jadwal padat menjelang akhir musim. Laga melawan Como pun menjadi ujian mental sekaligus teknis bagi Rossoneri.
Modric Jadi Inspirasi dan Como Tak Bisa Diremehkan
Di tengah berbagai tantangan, Allegri memuji kontribusi Luka Modric di lini tengah. Menurutnya, profesionalisme dan mentalitas sang gelandang menjadi contoh bagi pemain lain. Modric dinilai selalu tampil dengan semangat tinggi, bahkan dalam sesi latihan.
Allegri juga menyoroti perubahan ekspresi Modric saat pertandingan memasuki fase penentuan. Baginya, itulah ciri pemain besar yang mampu meningkatkan level permainan di momen krusial. Kehadiran figur seperti Modric sangat penting dalam perburuan tiket Liga Champions.
Di sisi lain, Allegri memberi apresiasi kepada pelatih Como, Cesc Fabregas. Ia menilai Como berkembang pesat dan mampu memberikan perlawanan serius. Karena itu, Milan tidak boleh lengah jika ingin menjaga ambisi mereka tetap hidup hingga akhir musim. Ikuti terus perkembangan informasi Liga Italia menarik yang kami suguhkan dengan akurasi dan detail penjelasan lengkap di ligaitalia.id.
