Napoli Tersingkir dari Liga Champions! Conte Soroti Jadwal Serie A
Napoli harus mengucapkan selamat tinggal lebih cepat dari Liga Champions musim 2025/2026 setelah kalah 2-3 dari Chelsea di fase grup. Hasil ini membuat I Partenopei menjadi satu-satunya wakil Serie A yang gagal melaju ke babak selanjutnya.

Meski begitu, pelatih Antonio Conte tetap memuji semangat dan perjuangan para pemainnya di lapangan. Kekalahan ini terjadi di tengah situasi sulit Napoli yang kehilangan sejumlah pemain inti selama lebih dari dua bulan.
Kevin De Bruyne, Frank Zambo Anguissa, dan Billy Gilmour absen karena cedera, sementara Amir Rrahmani, Matteo Politano, dan David Neres baru-baru ini masuk ruang perawatan. Kondisi ini membuat Conte harus menyesuaikan strategi dengan pemain yang terbatas.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Meskipun tersingkir, Napoli tetap menunjukkan permainan yang kompetitif. Gol-gol yang tercipta dari usaha tim menunjukkan bahwa mereka mampu menekan Chelsea, namun nasib kurang berpihak karena beberapa peluang penting gagal dimanfaatkan. Conte menilai performa timnya tetap pantas diapresiasi meski hasil akhir mengecewakan.
Kritik Conte soal Jadwal Serie A
Antonio Conte melontarkan kritik keras terhadap jadwal Liga Italia yang dinilai tidak masuk akal. Napoli dijadwalkan kembali bermain hanya tiga hari setelah kekalahan melawan Chelsea. Laga melawan Fiorentina dijadwalkan pada pukul 18.00 waktu Italia pada Sabtu berikutnya, membuat Conte merasa para pemain “ditekan tanpa ampun”.
Conte menekankan bahwa kondisi darurat soal ketersediaan pemain semakin membebani tim. Pemain inti yang sama harus tampil dalam jarak waktu yang sangat singkat, padahal mereka baru saja bermain di laga berat menghadapi Chelsea. Hal ini memunculkan pertanyaan tentang siapa yang membuat keputusan penjadwalan tersebut.
Kritik ini menunjukkan sisi realitas keras kompetisi Italia. Conte menyoroti pentingnya manajemen jadwal yang masuk akal agar kualitas pertandingan tetap terjaga dan pemain tidak kelelahan. Ia menilai, dalam situasi seperti ini, hasil positif pun akan sulit dicapai karena faktor fisik menjadi kendala utama.
Baca Juga: Malam Penuh Emosi di Allianz Stadium Warnai Kemenangan Juventus
Bangga dengan Perjuangan Anak Asuhnya

Meski tersingkir dari Liga Champions, Conte tetap bangga dengan perjuangan timnya. Ia menekankan bahwa para pemain tampil melebihi ekspektasinya dan menunjukkan determinasi tinggi di lapangan. Hal ini terlihat dari kerja keras mereka melawan Chelsea, yang secara kualitas tim lebih unggul.
Conte juga menilai hasil akhir tidak sepenuhnya mencerminkan performa Napoli. Banyak peluang yang berhasil diciptakan namun gagal menjadi gol. Menurutnya, tim pantas mendapatkan hasil lebih baik jika kondisi pemain lebih ideal dan jadwal pertandingan lebih manusiawi.
Pelatih asal Italia ini menekankan bahwa evaluasi tetap dilakukan untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya di Serie A. Meski kecewa di Liga Champions, Napoli masih memiliki peluang besar untuk bersaing di level domestik.
Posisi Napoli dan Tantangan Serie A
Saat ini Napoli menempati peringkat keempat klasemen Serie A dengan 43 poin, sejajar dengan AS Roma. Posisi ini masih memungkinkan mereka bersaing ketat untuk tempat Liga Champions musim depan. Tantangan terbesar kini adalah menjaga kondisi pemain menghadapi jadwal padat Serie A.
Inter Milan, Juventus, dan Atalanta berhasil melaju ke fase berikutnya di Liga Champions, namun harus melalui babak play-off karena tidak finis di delapan besar. Sementara Napoli harus fokus pada kompetisi domestik dan memanfaatkan momentum untuk menutup musim dengan prestasi maksimal.
Conte dan timnya diharapkan mampu bangkit dari kekecewaan Liga Champions dan menampilkan performa terbaik saat menghadapi lawan berikutnya. Mental juara dan manajemen fisik pemain menjadi kunci untuk sukses di sisa musim ini. Simak dan ikuti terus informasi seputar berita Liga Italia terbaru secara lengkap hanya di ligaitalia.id.
