LIGA ITALIA

Informasi Terupdate Liga Italia

Blunder Comolli yang Mengubah Musim Juventus

Bagikan

Musim 2024/25 Juventus berakhir jauh dari ekspektasi publik Turin. Klub yang biasa bersaing di papan atas harus menghadapi kenyataan pahit karena sejumlah keputusan strategis yang keliru. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita bola menarik lainnya di .

Blunder Comolli yang Mengubah Musim Juventus

Salah satu yang paling disorot adalah manuver manajemen di awal musim, yang dianggap menunda proses perbaikan tim. Kritik keras datang dari Michele Criscitiello, editor-in-chief Sportitalia. Ia menilai ada satu kesalahan fundamental di era Damien Comolli yang berdampak panjang. Kesalahan ini bukan hanya soal performa di lapangan, tetapi terkait arah strategis klub dan pengambilan keputusan manajerial.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Pergantian struktur manajemen Juventus yang cepat mulai dari kepergian Thiago Motta hingga Cristiano Giuntoli menimbulkan ketidakpastian. Comolli kemudian mendapatkan wewenang lebih besar sebagai CEO, tetapi keputusan pertama yang diambilnya menjadi sorotan tajam publik dan media.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Kesalahan Fatal Mempertahankan Tudor

Criscitiello menilai keputusan Comolli mempertahankan Igor Tudor sebagai pelatih kepala adalah blunder terbesar. Menurutnya, Tudor seharusnya hanya berperan sebagai pelatih sementara dalam situasi darurat. Memulai musim baru bersamanya dianggap menahan proses perombakan total yang dibutuhkan Juventus.

“Bukan kesalahan Tudor, tetapi mereka yang mengonfirmasinya,” tulis Criscitiello. Ia menekankan bahwa Tudor bukan pelatih dengan level yang pantas memimpin proyek besar Juventus. Konsekuensi dari keputusan ini muncul dalam rangkaian hasil buruk awal musim, termasuk delapan laga beruntun tanpa kemenangan.

Situasi semakin sulit karena tekanan publik dan ruang ganti. Tim tidak bisa berkembang optimal karena arah dan strategi jangka panjang tidak jelas. Keputusan awal manajemen akhirnya memaksa perubahan drastis di akhir Oktober, ketika Tudor diberhentikan.

Baca Juga: AC Milan Wajib Amankan Tiga Poin dalam Tantangan Besar Pekan ke-16 Serie A!

Pergantian Pelatih dan Transfer Tak Menyelamatkan

Blunder Comolli yang Mengubah Musim Juventus

Setelah Tudor dipecat, Luciano Spalletti datang untuk menstabilkan tim. Meski diakui sebagai figur yang tepat, Spalletti tidak bisa bekerja keajaiban. Juventus harus menutup kesalahan lama sambil membangun fondasi kepercayaan kembali, tugas yang tidak mudah.

Selain itu, performa transfer musim panas juga belum memberi dampak signifikan. Pemain seperti Jonathan David dan Joao Mario datang dengan ekspektasi tinggi, tetapi kontribusinya masih minim di tengah tekanan memperbaiki hasil buruk awal musim.

Kombinasi pelatih dan transfer yang tidak maksimal menunjukkan bahwa keputusan awal Comolli memiliki efek domino panjang. Kesalahan di awal musim memengaruhi performa, moral pemain, dan strategi klub secara keseluruhan.

Latar Belakang Keputusan Comolli

Sebelum musim dimulai, Comolli sebenarnya mencoba opsi lain. Ia berupaya membawa kembali Antonio Conte untuk memimpin proyek perbaikan tim, tetapi Conte memilih tetap di Napoli. Dengan opsi itu gagal, Comolli mengambil jalan aman dengan mempertahankan Tudor.

Keputusan ini tidak berjalan sesuai harapan. Rangkaian hasil buruk awal musim membuat tekanan meningkat dan membuat manajemen berada dalam situasi sulit. Keputusan yang dianggap aman ternyata menjadi blunder yang mempersulit pekerjaan Spalletti dan manajemen untuk membalikkan keadaan.

Evaluasi era Comolli tidak bisa dilepaskan dari momen ini. Satu keputusan sederhana, yaitu mempertahankan Tudor, memiliki efek berantai panjang yang mengubah arah musim Juventus. Kini klub harus memperbaiki fondasi kepercayaan dan strategi demi kembali bersaing di level tertinggi. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di ligaitalia.id

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.